Teknis9 menit baca

    Memahami Frame Rate CCTV

    Frame rate mempengaruhi kualitas gerakan, kebutuhan penyimpanan, dan bandwidth. Pelajari cara memilih FPS yang tepat untuk kebutuhan pengawasan Anda.

    Apa itu Frame Rate?

    Frame rate (FPS) adalah jumlah gambar diam ("frame") yang ditangkap per detik. FPS lebih tinggi menghasilkan gerakan yang lebih halus tetapi membutuhkan lebih banyak bandwidth dan penyimpanan. FPS lebih rendah menghemat sumber daya tetapi mungkin melewatkan gerakan cepat.

    Untuk memahami FPS, bayangkan sebuah film: 24 FPS adalah standar bioskop, 30 FPS adalah video biasa, 60 FPS mampu slow-motion. Dalam CCTV, frame rate adalah pertukaran antara kualitas gerakan dan konsumsi sumber daya.

    Opsi FPS Umum

    1-5 FPS

    Kasus penggunaan: Pemandangan statis dengan gerakan minimal. Tempat parkir di malam hari, lorong gudang. Gerakan tampak tersentak. Bandwidth/penyimpanan minimal.

    10-15 FPS

    Kasus penggunaan: Pengawasan umum. Lantai ritel, lorong kantor. Kualitas gerakan dapat diterima. Keseimbangan bandwidth/penyimpanan yang baik.

    25-30 FPS

    Kasus penggunaan: Area dengan gerakan tinggi. Pintu masuk, kasir, pintu masuk parkir. Penangkapan gerakan halus. Bandwidth/penyimpanan lebih tinggi.

    60 FPS

    Kasus penggunaan: Kebutuhan khusus. Tinjauan slow-motion, fasilitas olahraga. Sangat halus. Kebutuhan bandwidth/penyimpanan signifikan.

    Dampak pada Bandwidth

    Frame rate secara langsung mempengaruhi bandwidth yang dibutuhkan untuk streaming atau mentransmisikan video. Menggandakan FPS kira-kira menggandakan kebutuhan bandwidth.

    Contoh Bandwidth (1080p H.264):

    • 10 FPS: ~5 Mbps
    • 15 FPS: ~7,5 Mbps
    • 25 FPS: ~10 Mbps
    • 30 FPS: ~12 Mbps

    Untuk penayangan jarak jauh, bandwidth sangat penting. Sistem 10 kamera pada 30 FPS membutuhkan upload 120 Mbps, sementara 15 FPS hanya membutuhkan 75 Mbps.

    Dampak pada Penyimpanan

    Frame rate yang lebih tinggi secara langsung meningkatkan kebutuhan penyimpanan. FPS memiliki hubungan linear dengan kebutuhan penyimpanan.

    Contoh Penyimpanan (1080p per kamera per hari):

    • 10 FPS: ~40 GB/hari
    • 15 FPS: ~60 GB/hari
    • 30 FPS: ~120 GB/hari

    Untuk 10 kamera pada 30 FPS selama 30 hari: 1,2 TB x 10 kamera x 30 hari = 360 TB

    Memilih FPS yang Tepat

    Area Gerakan Rendah (5-10 FPS)

    Tempat parkir, tangga, lorong, zona lalu lintas rendah. Tidak ada objek bergerak cepat. Menghemat bandwidth dan penyimpanan secara signifikan.

    Area Gerakan Sedang (15-20 FPS)

    Lantai ritel, ruang kantor, lobi. Lalu lintas reguler tetapi bukan gerakan berkecepatan tinggi. Keseimbangan yang baik.

    Area Gerakan Tinggi (25-30 FPS)

    Pintu masuk, kasir, fasilitas olahraga. Penting untuk menangkap gerakan cepat. Rencanakan penyimpanan sesuai kebutuhan.

    © 2026 CCTVplanner. Hak cipta dilindungi.